News Breaking
Live
wb_sunny

Breaking News

SMP Negeri 1 Aek Kuasan Sabet Gelar Sekolah Adiwiyata Mandiri

SMP Negeri 1 Aek Kuasan Sabet Gelar Sekolah Adiwiyata Mandiri

Sekolah Menengah Pertama(SMP) Negeri 1 Aek Kuasan,Kabupaten Asahan,patut berbangga hati setelah mendapatkan penghargaan Adiwiyata Mandiri tahun 2018.
Penghargaan yang didapatkan pertama kali bagi tingkat Sekolah Menengah Pertama(SMP) ini, menjadikan Sekolah Menengah Pertama(SMP) terus berprestasi dan diharapkan menjadi suri tauladan bagi sekolah lainnya.

Sekolah tersebut menerima penghargaan di Jakarta. Penghargaan disampaikan oleh Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan serta Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Desember 2018 lalu di Auditorium Dr. Ir. Soedjarwo, Gedung Manggala Wanabakti Jl. Gatot Subroto, Jakarta Pusat.

Dari Sumatera utara hanya 9 (sembilan) sekolah yang menerima Adiwiyata Mandiri, 1 sekolah dari Kabupaten Labuhan Batu Selatan,1 sekolah dari Binjai,1 sekolah dari Kabupaten Toba samosir ,5 sekolah dari Kabupaten Deli serdang dan sekolah SMP 1 Aek Kuasan dari Kabupaten Asahan.

Menurut  Zuraidah, S.Pd.,M.Pd. Kepala Sekolah SMP Negeri 1 Aek Kuasan kepada DIKAS,sudah lama mempersiapkan diri untuk berkompetisi sebagai sekolah Adiwiyata Mandiri ,Pesan dan harapan yang kami, momentum ini semoga dijadikan tonggak awal untuk terus berbenah, mempertahankan, dan meningkatkan diri untuk memperoleh penghargaan Adiwiyata Mandiri,” paparnya.

Sekolah Adiwiyata, seperti dipaparkan dalam laman  Kementerian Lingkungan Hidup adalah sekolah yang bersih, teduh, efisien dalam penggunaan kertas, air dan listrik.

“Atas nama pribadi dan Kepala SMP Negeri 1 Aek Kuasan, saya menyampaikan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh warga sekolah, komite dan dewan pakar, alumni, serta jajaran pemerintah terkait atas bantuan, doa, dan dukungannya,” pungkas Zuraidah.

Penyerahan Penghargaan Adiwiyata Mandiri dan Adiwiyata Nasional tahun 2018 ini telah memasuki pelaksanaan yang ke 13 kalinya, sejak tahun 2006 yang lalu. Tahun ini, 279 sekolah telah memenuhi kriteria dan berhasil mendapatkan penghargaan Adiwiyata Nasional. Sedangkan untuk penghargaan Adiwiyata Mandiri, sebanyak 117 sekolah berhasil mendapat predikat sekolah Adiwiyata Mandiri.

Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK), Siti Nurbaya yang hadir dalam penyerahan penghargaan ini di Jakarta, Jumat (21/12/2018), mengharapkan agar Adiwiyata ini menjadi gerakan nasional yang dapat membangkitkan sekolah dan madrasah di Indonesia. "Ke depan, kita kembangkan bersama-sama, bertekad agar Adiwiyata ini kita jadikan gerakan nasional," ujar Menteri LHK.

Lebih Lanjut, Menteri Siti menjelaskan, program Adiwiyata bertujuan untuk menciptakan sekolah peduli dan berbudaya lingkungan. Melalui Adiwiyata, diharapkan dapat mewujudkan warga sekolah yang bertanggung jawab dalam upaya perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup, melalui tata kelola sekolah yang baik untuk mendukung pembangunan berkelanjutan.

Penghargaan tahun 2018 ini menjadikan jumlah sekolah yang mendapat penghargaan Adiwiyata menjadi 3.871 sekolah, yaitu 727 sekolah Adiwiyata Mandiri dan 3.144 Sekolah Adiwiyata Nasional. Dengan demikian terdapat puluhan atau bahkan ratusan ribu orang yang terlibat dalam upaya perlindungan dan pengelolaan lingkungan baik guru, murid, maupun warga sekolah lain dan masyarakat sekitar.
Adiwiyata sendiri memiliki makna, tempat yang ideal bagi seseorang untuk mendapatkan ilmu pengetahuan, norma dan etika dalam kehidupan sosial, khususnya di bidang Lingkungan Hidup dan Kehutanan.

Terdapat empat komponen dalam program Adiwiyata, yaitu kebijakan sekolah berwawasan lingkungan, kurikulum sekolah berbasis lingkungan, kegiatan sekolah berbasis partisipatif dan pengelolaan sarana dan prasarana pendukung ramah lingkungan.

Pada tahun 2018, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) mendapatkan usulan 875 sekolah yang terdiri atas 784 sekolah negeri dan 91 sekolah swasta dari Dinas Lingkungan Hidup, di 273 Kota/Kabupaten dari 32 Provinsi untuk mendapatkan penghargaan Adiwiyata Nasional.

Sedangkan untuk penghargaan Adiwiyata Mandiri, 314 sekolah yang terdiri atas 290 sekolah negeri dan 24 sekolah swasta dari 134 kota/kabupaten di 27 provinsi yang diusulkan untuk mendapat predikat sekolah Adiwiyata Mandiri. (Penulis VANDER SINAGA).

Tags

Newsletter Signup

Sed ut perspiciatis unde omnis iste natus error sit voluptatem accusantium doloremque.

Next
Posting Lebih Baru
Previous
This is the last post.