News Breaking
Live
wb_sunny

Breaking News

Bermaksud Melerai, Korban Malah Dibacok Dengan Parang Panjang

Bermaksud Melerai, Korban Malah Dibacok Dengan Parang Panjang


Tanjung Balai -
Malang sungguh nasib yang dialami oleh Hanafi ( 30) , warga Jalan Gang  Arwana Lingkungan IV Kelurahan Pematang Pasir Kecamatan Teluk Nibung Kota Tanjungbalai ini menjadi korban pembacokan dengan parang panjang yang dilakukan oleh temannya sendiri Abdullah alias Dulah (29) warga Jalan Kakap Lingkungan IV Kelurahan Pematang Pasir Kecamatan Teluk Nibung, Kota Tanjungbalai.

Peristiwa ini terjadi di Jalan Senangin Lingkungan III Kelurahan Pematang Pasir, Kecamatan Teluk Nibung ,tepatnya di depan warung Wak Lolom,  pada (3/3/2019)  sekira pukul 21.00 wib. 

Ceritanya begini,  kejadian bermula pada Hari Minggu (3/3) sekira pkl 21.00 wib , saat itu korban bersama temannya yang bernama Lohong dan Imam Hambali lagi duduk dan saat itu Ada adik Pelaku yang bernama AF ( DPO). 

Tiba-tiba Lohong mengatakan "Kibus" kepada AF, tidak Terima dikatakan Kibus AF pulang dan  memanggil abangnya ( Pelaku) dan tak berselang lama pelaku dan AF  mendatangi Hambali dan langsung mengambil parang dari jok Sepeda Motor miliknya dan mengarahkan ke Hambali. 

Nah pada saat itu korban ( Hanafi) yang berada ditempat mencoba untuk  melerai pertikaian, namun AF segera mengambil parang tersebut dari AH dan mengarahkan/menusukan ujung Parang tersebut ke dada korban. 

Akibat kejadian tersebut korban  mengalami Luka Tusuk pada Dada,  sedangkan Imam Hambali mengalami Luka sayat di lengan sebelah tangan kiri.

Kapolres Tanjungbalai AKBP Irfan Rifai membenarkan kejadian tersebut, korban menderita luka tusuk benda tajam dengan 12 Jahitan pada bagian dada sebelah kiri korban,  ujar Irfan,  jumat (8/8). 

Tersangka kini mendekam ditahanan Mapolres Tanjungbalai, terhadapnya dikenakan Pasal 2 Ayat (1) Undang-Undang Darurat Republik Indonesia Nomor 12 Tahun 1951  atau Pasal 170 Ayat (2) ke -1 Subsidair  Pasal 351 Ayat (2),(1) Jo Pasal 55 Ayat (1) dari KUHP.(Ferry Matondang)

Tags

Newsletter Signup

Sed ut perspiciatis unde omnis iste natus error sit voluptatem accusantium doloremque.