Profil Sofjan Jacob, Mantan Kapolresta Medan jadi Tersangka Makar


Mantan Kapolda Metro Jaya Komjen Purn Sofjan Jacob ditetapkan sebagai tersangka kasus makar. Polisi menjadwalkan pemeriksaannya hari ini. Namun Sofjan tidak memenuhi panggilan karena sedang sakit.

Sofjan Jacob merupakan alumnus Akademi Ke polisian tahun 1970. Dia pernah menjabat Kapolres Tapanuli Selatan, Kapolres Asahan, Kapolres Simalungun, Kapolres Deli Serdang, dan Kapoltabes Medan.

Jenderal bintang dua ini pernah menjadi Kapolda Sulsel sebelum dilantik menjadi Kapolda Metro Jaya tanggal 8 Mei 2001. Dia menggantikan Irjen Mulyono yang pensiun dan menempati posisi sebagai Irjen di Kementerian Kehutanan.

"Pengangkatan Saya Tak Istimewa," kata Sofjan kala itu. Sebab menurut perwira yang satu ini, sebelumnya toh ada polisi luar daerah yang menjabat posisi tadi.

Padahal, Sofjan adalah pejabat tinggi Kepolisian yang menjadi Kapolda Metro Jaya dengan penempatan lama di luar Jawa. Bagi Sofjan, pengangkatan itu adalah sebuah tantangan tugas. Maklum, sebagai pusat kegiatan politik dan keamanan, langkah pengamanan di Jakarta tentu lebih kompleks.

 Upacara sertijab dua alumni Akademi Angkatan Bersenjata Republik Indonesia Kepolisian tahun 1970 itu dipimpin Kapolri Jenderal Polisi Surojo Bimantoro. Selain dihadiri seluruh jajaran Polda Metro Jaya, sertijab juga diikuti sejumlah undangan antara lain Gubernur DKI Sutiyoso dan Panglima Daerah Militer Jaya Mayor Jenderal TNI Bibit Waluyo.

Namun jabatan Polda Metro Jaya tak lama disandangnya. 18 Desember 2001, dia menyerahkan jabatan tersebut pada Irjen R. Makbul Padmanagara

Lama setelah pensiun, Sofjan Jacob tersandung masalah hukum. Dia pernah dilaporkan karena mengancam petugas satpam Perumahan Taman Resort Mediterania, Jakarta Utara, Sugeng Joko Sabiran medio Desember 2011 dengan senjata api. Kala itu, Sofjan membantah melakukan intimidasi.