News Breaking
Live
wb_sunny

Breaking News

BONARDO SINAGA BAKAL CALON BUPATI SAMOSIR 2020 – 2025 DARI JALUR INDEPENDEN

BONARDO SINAGA BAKAL CALON BUPATI SAMOSIR 2020 – 2025 DARI JALUR INDEPENDEN


Menjadi Bupati itu bukan hal yang luar biasa, biasa saja.
Melihat kondisi saat ini yang jadi sulit adalah bagaimana menjadi bupati, terutama tentang Money
Politik. Ada pendapat yang mengatakan bahwa jadi pemimpin itu harus sudah ‘selesai dengan
dirinya’, tapi arti ‘selesai’ ini menjadi relative karena masing – masing orang memiliki defenisi
sendiri – sendiri.

Maka kata ‘selesai’ disini bisa diartikan harus mampu membuang materi dari kelebihan
kebutuhannya, inilah yang menjadi bibit Money Politik.

Seharusnya ini menjadi baik bila hal tersebut dilakukan di kehidupan kesehariannya, jangan
mendadak.

Saya tidak seratus persen setuju bahwa masyarakat secara umum dan khususnya Samosir harus ada
TTR ( Togu Togu Ro ) baru mampu menentukan pilihannya. Hal ini terbantahkan disaat Pilpres,
Jokowi dipilih tanpa ada TTR, padahal hubungan kekeluargaan dengan Jokowi sama sekali tidak ada
selain satu Bangsa.

Saya pernah jadi guru, saya sangat paham bahwa lebih efektif mengajar murid 40 orang daripada
400 orang, artinya jangan salahkan rakyat, salahkanlah calon pemimpin yang berusaha membeli
rakyat, maka yang butuh pengajaran adalah calonnya bukan pemilihnya.

Artinya, karena ada yang mau memberi maka ada yang mau menerima, malah perkembangannya
penerima menjadi mencari pemberi, yang terbina adalah mental meminta.

Menjadi Bupati di Samosir tidak sangat dibutuhkan memiliki strata pendidikan yang tinggi, dan
undang – undangpun mengatakan begitu ( tamat SMU sederajat ), yang dibutuhkan adalah
pemahaman tentang kebutuhan mendasar dari masyarakat.

Adalah dosa yang luar biasa bila seseorang diberikan Tuhan kewenangan untuk melakukan hal yang
baik, tapi tak mau melakukannya secara maksimal, malah kewenangan tersebut dibuat menjadi
maksimal untuk kesenangan pribadi.

Pengalaman dari Pilbup sebelumnya, semua calon mengatakan sangat cinta Samosir, tetapi sesudah
kalah hilang raib entah kemana, seharusnya yang kalah membantu yang menang untuk membangun
Samosir, itulah CINTA. Artinya jangan mendadak CINTA, atau CINTA yang bersyarat.

Maka, saya harus ikut untuk menuntaskan pemikiran tentang Samosir yang membutuhkan
kewenangan yang lebih besar yaitu jadi BUPATI.

MOTTO: YA BILA YA, TIDAK BILA TIDAK
VISI : WARGA SAMOSIR MENDAPAT PELAYANAN MAKSIMAL DI SEMUA BIDANG
MISI :

  1. TIDAK KORUPSI
  2. DANA MENGIKUTI PROGRAM, BUKAN PROGRAM MENGIKUTI DANA
  3. MENENTUKAN SKALA PRIORITAS PEMBANGUNAN YANG BERSUMBER DARI MUSRENBANGDES YANG BERKUALITAS
  4. PENINGKATAN KAPASITAS MORAL ASN DAN MEMBERIKAN PENILAIAN DAN PENGHARGAAN KEPADA ASN DENGAN PRINSIP MERITOKRASI

PROGRAM KERJA:

  1. MENUNTASKAN RT/RW KABUPATEN
  2. PEMBINAAN DESA UNTUK PEMANFAATAN DANA DESA YANG MAKSIMAL
  3. MEMAKSIMALKAN PEMBANGUNAN INFRASTURKTUR JALAN, AIR BERSIH DAN IRIGASI
  4. MEMFASILITASI SEGALA HAL YANG BERHUBUNGAN DENGAN PROGRAM PEMERINTAH PUSAT DAN PROVINSI DENGAN MEMPERHATIKAN SECARA UTUH SOSIAL BUDAYA MASYARAKAT
  5. MERENCANAKAN WISATA MEDIS DENGAN PEMBANGUNAN FASILITAS RUMAH SAKIT YANG BERTARAF INTERNASIONAL DENGAN JARGON ‘BILA MAU SEHAT DATANGLAH KE SAMOSIR’!
  6. MEMASTIKAN PELAKSANAAN EVENT TAHUNAN OLAHRAGA INTERNASIONAL, SEPERTI BALAP SEPEDA TOUR DE SAMOSIR
  7. MEMBANGUN STADION SEPAKBOLA DI PUNCAK TERTINGGI PULAU SAMOSIR

MEDAN, 29 OKTOBER 2019
Catatan: bila cita – cita ini tak tercapai, maka siapapun yang jadi Bupati Samosir tolonglah hal ini
dipertimbangkan, saya siap membantu.

Oleh : Basar Sinaga

Tags

Newsletter Signup

Sed ut perspiciatis unde omnis iste natus error sit voluptatem accusantium doloremque.